Konsultasi Online

zwani.com myspace graphic comments
Tampilkan postingan dengan label Gaya Gaul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Gaul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2009

Bersahabat dengan Mantan BF

Setelah melewati masa yang tersulit dalam perjalanan kisah asmaramu BF-an dengan cowokmu, ini adalah saatnya kamu untuk menentukan sikap apakah si dia, mantan cowokmu yang kini telah berganti status sebagai mantan kekasih (mantan BF)
akan menjadi sahabat baik atau dengan mudahnya kamu akan melupakan semua kenangan manis kalian dan dirinya dalam hidupmu.

Agar hal ini tidak menimbulkan permasalah kedepannya, maka kamu pun harus terlebih dahulu memikirkan matang-matang dan memastikan apakah hubungan kalian berdua dapat berlanjut dengan sebuah persahabatan atau tidak. Apabila kamu memutuskan untuk melanjutkan persahabatan kalian, mulailah dengan mengganggapnya sebagai sahabat sejati. Seperti yang dikutip dalam Askmen, untuk membina persahabatan dengan mantan kekasih bukan hal yang sulit, cukup yakinkan hatimu kamu bisa menjadikannya sebagai salah satu sahabat terbaikmu dengan langkah berikut:

Kamu sudah tidak punya perasaan dan tidak berharap lagi pada dirinya

Sebelum membina persahabatan dengan dirinya kamu pun harus membuang jauh-jauh perasaan dan harapan yang dulu pernah ada di hatimu tentang dirinya. Tekankan dalam hatimu dia sekarang kini telah menjadi salah satu di antara sahabat terbaik yang kamu miliki dan bukan kekasihmu lagi.

Hubungan kalian sudah dekat layaknya kakak-adik

Rasanya amat disayangkan apabila tali silaturahmi kalian berdua harus putus dengan berakhirnya kisah asmara kalian berdua. Kini setelah hubungan kalian berdua telah usai, tidak perlu canggung tetapi mulailah membuka pembicaraan dengan membahas topik ringan agar kalian berdua semakin rileks dengan hubungan yang sekarang ini.

Tidak cemburu saat dia membicarakan kekasih baru

Sikap tidak cemburu pada saat si dia membicarakan kekasih barunya merupakan salah satu bukti bawa kamu sudah tidak mencintai dan mengharapkannya lagi dan ini merupakan alasan yang kuat untuk membina hubungan persahabatan dengan dirinya. Agar hubungan persahabatan kalian lepas dari masalah, batasi kedekatan kalian, hal ini berfungsi untuk menghindari perasaan cinta muncul kembali dan menghindari terjadinya kesalahpahaman dengan pihak lain.

Siap membina hubungan dengan mantan kekasih?

Bahasa Gaul






Written by Admin
Tuesday, 26 February 2008

Secara umum dapat diterangkan bahwa pembentukan istilah bahasa gay dari bahasa biasa ada 6 jenis, yakni:

1. Kata yang mengubah vokal suku kata ke dua dari akhir menjadi [è] dan vokal (dan konsonan) suku kata akhir menjadi [ong], [es] atau [I], seperti loco -> lècong, lèces, atau lèci (masturbasi, onani)

2. Kata yang melibatkan sisipan [in] di antara konsonan dan vokal tiap suku kata, umumnya dengan pemendekan hasilnya menjadi dua suku kata, seperti banci -> binancini -> binan

3. Kata yang mengambil sebagian awal kata dan kemudian mengubah selebihnya sehingga menjadi kata lain atau nama orang yang acapkali berkaitan dengan makna yang hendak ‘disembunyikan’, seperti semak ( semangka (buah yang disukai)

4. Kata (khusus di daerah berbahasa Jawa) yang menambahkan awalan si dan menyisakan hanya suku kata pertama (ditambah konsonan kata berikutnya apabila suku kata itu berakhir dengan vokal), seperti lanang (Jw. laki-laki) -> silan

5. Kata yang memberikan makna beda pada istilah dari bahasa biasa, seperti jeruk yang diberi arti = pemeras

6. Kata dengan sejumlah kecil istilah khas yang hanya ditemui dalam bahasa gay, seperti cuco’(cakep).

Daftar Singkatan dan Lambang: Jw. = bahasa Jawa; Sd. = bahasa Sunda; s.o. = seseorang.

A
adidas -- ndesa (Jw), norak.
adinda 1 -- ada.
adinda 2 -- adik.
aida, aida mustafa -- AIDS.
akika -- aku.
ampar --> tinta ampar.
ambarawa -- ambu (Jw), bau.
amir -- amat, sangat.
angguna -- anggun.
apésé -- apa.
ATM -- bisa di mana-mana, serba bisa (berkaitan dengan teknik hubungan seks).
ayah -- panggilan mesra untuk laki-laki dewasa.

--------------------------------------------------------------------------------
B
bala-bala -- bagi-bagi.
bandana -- bandit, penjahat.
batako -- botak.
bawang -- bau.
bayangkara -- bayar.
BBC (bibisi) -- becak, tukang becak.
bèbisong --> bibisi, BBC.
bèbong 1 -- babi.
bèbong 2 -- babu.
belalang -- beli.
bèlong -- bulu; ber... -- berbulu.
bèllina --be’ol (Sd.), berak.
bès -- banci, waria.
bètharia -- berak.
bèyes, bèyong -- bayar; -an -- bayaran, pelacur (laki-laki).
binan -- banci, waria.
binul -- bule, orang Barat.
bisikan -- bisa, dapat.
bis kota -- bisa, dapat.
b.o. --boking.
bobor -- membuka diri, ketahuan.
bodrèk, bodrèx -- bodoh.
bossini -- bosan.
branjangan -- baju.
brènda, brèndi --> brondong.
brèpong -- berapa.
brondong -- muda, laki-laki muda.
bulbul, bulèlèng -- bule, orang Barat.

--------------------------------------------------------------------------------
C
capcai 1 -- cepat.
capcai 2 -- cabut, pergi.
casio -- kasihan.
cèkes, cèkong -- cakep.
cembèrong -- cemburu.
cemberut -- cemburu.
cica --> kucing.
cik pin -- pincang.
cililitan -- cilik, kecil.
cinere, cinse’, cintami -- (orang) Cina.
ciptadent -- cipo’-(an), (ber)-ciuman.
cuci WC -- menjilati dubur, analingus.
cuco’ -- cakep.
cumi-cumi -- (ber)-ciuman.
cuplis -- kecil (umumnya merujuk pada ukuran penis).

--------------------------------------------------------------------------------
D
dèbby -- dubur.
dèborah --> dubes, duta besar.
dèddy -- dada.
dèkes, dèkong -- dukun.
dèndes, dèndong -- (ber)-dandan, me-ngenakan pakaian perempuan.
dères, dèrong, dèrsek -- seks anal (me-lalui dubur, semburit).
dèwi -- duwit.
diana -- dia.
diklèm -- diklemprakno (Jw.), dicampakkan, diputus-hubungan
door-to-door -- datang dari rumah ke ru-mah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).
dubes -->duta besar.
duka lara -- dukun.
durènces -- tidak disunat, tidak dikhitan.
duta -- duit, uang.
duta besar -- suka melakukan seks anal (melalui dubur, semburit).

--------------------------------------------------------------------------------
E
èblas -- pandai bicara, genit, centil.
èferèdi --> eveready.
èm, èmbèr, èmbong -- emang bener, memang.
enam sembilan -- saling mengisap penis
èndang -- enak.
ènjrot -- emang, memang.
èrbes, èrbong -- (orang) Arab.
èslong -- asli.
èsong -- isap (merujuk pada seks oral).
eveready -- pelacur laki-laki.
èyes -- ayu.

--------------------------------------------------------------------------------
G
garukan -- razia, penggerebekan di tempat kumpul.
gatra -- gatal.
gèdes, gèdong, gedung putih -- gede, besar (umumnya merujuk pada uku-ran penis).
gelap gulita -- berkulit hitam.
gembala -- gemuk.
gèta -- peras, minta dengan paksa.
gilingan -- gila.
ginay, ginè -- gay.
gita teladan --> gèta.
gladys --> gèdes.
g.m. -- germo.
gondès -- ndèså (Jw.), norak.
gorèng -- seks anal, semburit.
grètong -- gratis.
gundala -- gundul.

--------------------------------------------------------------------------------
H
hèma malini, hèmaviton, hèmes, hèmong -- homo, gay.
hitler -- hitam.
hombrè, hombrèng -- homo, gay.

--------------------------------------------------------------------------------
I
idéalisme -- idiot.
inang, intan -- ini.
injèksong -- injeksi.
isabela, isna -- isap (merujuk pada seks oral.
itong -- itu.

--------------------------------------------------------------------------------
J
jahara -- jahat.
jailani -- jelek.
jali-jali -- jalan-jalan.
jayanti -- (orang) Jawa.
jelita -- jelek; - kasih -- jelek sekali.
jèli-jèli, jèlong-jèlong -- jilat-jilat.
jèmbong -- jembut (Jw.), bulu kelamin.
jeng -- panggilan akrab untuk gay yang lebih muda.
jèpong -- jepit (merujuk pada hubungan seks penis-sela paha, interfermoral).
jeruk -- peras, pemeras.
jrong -- caci maki.
juwita -- jualan (jual diri).

--------------------------------------------------------------------------------
K
kalèngan -- tertutup.
karpèt -- (ber)-bulu.
kassandra -- kasar.
kayangan -- kaya.
kelinci -- kecil.
kencana -- kencing.
kèntes, kènti, kèntong -- kontol, penis.
kères -- kèrå (Jw.), juling.
keriting -- feminin.
ketimpring -- feminin.
klèwes, klèwong -- keluar, ejakulasi, me-ngeluarkan air mani.
koni -- kondom.
kucing, kucica -- pelacur laki-laki; -lanang -- pelacur laki-laki yang tidak homo, -wandu -- pelacur laki-laki yang juga homo.
kumala -- kumal.
kumulatif -- kumuh.

--------------------------------------------------------------------------------
L
lacica -- lancang.
laksana -- laki-laki.
lambada -- lèmbèng, kemayu (Jw.), ge-nit.
la nina -- lanang (Jw.), laki-laki
lambrètta -- lambat.
laminating -- lama.
lapangan -- lapar.
larasati -- larang (Jw.), mahal.
lèces, lèci, lècong -- loco, rancap, onani, masturbasi.
lèkes, lèkong -- laki-laki (maskulin), pasa-ngan laki-laki.
lembayung -- lembek, lembeng, femi-nin; -sutra -- lemah gemulai.
lèntes -- lonte, pelacur.
lès biola, lèsbong, lès piano -- lesbian.
lèsbongan -- berhubungan seks (mengenai dua gay feminin atau gay dengan perempuan).
lèwong -- luwe (Jw.), lapar.
linak -- laki-laki.
linès, lisa bonet -- lesbian.
lipsinc -- lipstick.
lubang buaya -- orang yang suka disemburit.
lumajang, lumejong -- lumayan.
lumba-lumba -- lembeng (Jw.), genit, feminin.
lumpia -- lumayan
luna -- lonte, pelacur.

--------------------------------------------------------------------------------
M
mabar -- mabuk.
madurasa -- (orang) Madura.
maharani -- mahal.
makassar -- makan.
ma’ci', macica -- banci, waria.
malacanang -- lancang.
malaria -- melarat, miskin.
malaysia, malida -- malu.
mandala -- mandi.
mande -- mana.
mandi kucing -- menjilati tubuh.
manila -- manis.
matra -- matre, materialistis.
mawar -- mau.
mayangkara, mayangsari, mayapada -- main, berhubungan seks.
mba’yu -- panggilan akrab untuk gay yang lebih tua.
mèbel -- mèmèk belakang, dubur.
mèbong -- mobil.
mèkes, mèkong -- makan.
mèki -- mèmèk, vagina.
mèksiko -- Madura.
mèlani, mèlly -- melok (Jw.), ikut.
menyanyi -- nyolong (Jw.), mencuri.
mètong 1 -- mati.
mètong 2 -- metu (Jw.), keluar, ejakulasi.
mèyes, mèong -- main, berhubungan seks.
minarinah -- marah.
minong-minong -- ngomong-ngomong.
miss -- awalan untuk gay yang bersifat tertentu; -BBC -- gay yang suka tukang becak atau berhubungan seks dalam becak.
mojokerto -- mojok.
multatuli -- mulut.
muna, munali, munawir -- munafik.
muria, mursida, muryati -- murah.

--------------------------------------------------------------------------------
N
nèpsong -- napsu.
nè’ -- panggilan akrab sesama gay.
ngèbèr -- mejeng, mangkal, kumpul-kumpul.
ngèsong --> èsong.
ngisna --> isna.
nglèces, nglèci, nglècong --> lèces, lèci, lècong.
ngondèk -- feminin, genit.
nit, nita -- tidak.
nyah -- panggilan akrab sesama gay.
nyèbong -- nyabo, melacur.
nyiur melambai -- feminin, lemah gemulai.

--------------------------------------------------------------------------------
P
pahala -- paha.
pèges-pèges -- pegang-pegang, mera- ba-raba.
pèjong -- peju, air mani.
pèk-pèk -- pegang-pegang, meraba- raba.
pelita, pelita hati -- pelit.
pèltu -- nempel metu (Jw.), mudah eja-kulasi/mengeluarkan air mani.
pembantaian, pembèntong -- pem-bantu (rumah tangga).
pènong -- panu.
pènti, pèntong -- pantat.
pères -- pura(-pura) (diucapkan pada akhir kalimat atau menanggapi kalimat kawan bicara, mengartikan sesuatu yang tidak benar),berpura-pura, merayu s.o.
pèrsia, pèrsi --> pères.
pèwi, pèwong -- (perem)puan.
pinèrinèks -- pereks.
pinorin, piramida -- pira (Jw.), berapa.
polandia, polèsong -- polisi.
polo, polonia -- pulang.
prawira -- perawan.
pusara -- pusar.
PY -- payu (Jw.), laku.

--------------------------------------------------------------------------------
R
racun -- perempuan, istri.
ramayana -- ramai.
rantangan -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).
rebana, rèbong 1 -- ribu: se- -- seribu.
rèbong 2 -- (me)-raba.
rèmbong -- rambut.
rèmpes --> rumpi.
rèti, rètong -- ratus; se- -- seratus.
rèksona, rèxona -- rokok.
rimo -- ramai.
rindang -- rindu.
rumania -- rumah.
rumbai-rumbai --> rumpi' 1.
rumpi’ -- 1. pemeras; 2. makian ringan atau ungkapan menanggapi pernyataan yang menggemaskan (mirip dengan sialan!).
rumput --> rumpi' 1.

--------------------------------------------------------------------------------
S
sakit, se’ -- homo, gay.
sandang -- sana.
sèbokan -- subalan (Jw), pengganjal pantat.
semak, semangka -- suka, senang, nak-sir.
sèmong -- sama; sama-sama; suka sa-ma suka.
sènorita --> sinyorita.
sepèlong -- sepuluh, sepuluh ribu.
sepètong -- sepatu.
sepiring, sepoi -- sepi.
sèrtu -- gèsèr metu (Jw.), mudah mengeluarkan air mani, ejakulasi.
sèsong -- susu, buah dada.
setèl -- atur (supaya mencapai orgasme bersama).
setor -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).
sindang -- sini.
sinopin -- sapa (Jw.), siapa.
sinyorita -- nyorog (Jw.), membayar (mengenai hubungan seks).
sicang -- cangkem (Jw.), mulut.
siluman -- lumayan.
sisilia -- silit (Jw.), dubur.
sipir -- pirå (Jw.), berapa.
slènger -- selera.
spèlen, spèlinda -- (ber)hubungan seks.
srini -- seribu.
sukria -- suka.
sumiati --> sèbokan.
sundari 1 -- sundal, pelacur.
sundari 2 -- (di)sunat, (di)khitan.
supriyadi -- supir.
susil, susilo --> sisilia.
sutra -- sudah.

--------------------------------------------------------------------------------
T
takara, takarai, tarakanita -- takut.
tari-tarian, tari tempurung -- berhubungan seks (mengenai dua gay feminin atau gay dengan perepuan).
tèmpi, tèmpong, tèmpra -- seks anal (melalui dubur, semburit).
tempura --> tèmpi, tèmpong, tèmpra.
tentères, tentèrong -- tentara.
tètes, tètong -- tetek, puting susu.
tèwas -- berhasil menaklukan s.o (dalam hubungan seks).
tèwong -- tua.
tinta, tintring -- tidak; -ampar -- tidak apa-apa.
tubang -- tua.

--------------------------------------------------------------------------------
U
ulek -- seks anal, semburit.

--------------------------------------------------------------------------------
W
-wati -- akhiran untuk merujuk pada sifat s.o gay.
wice -- ungkapan akrab di akhir kalimat, lho.
wil, wilse’ -- mau, suka, naksir.
wu’ -- panggilan akrab antara sesama gay.

------------------------------------------------------------------
Y
yongen -- laki-laki muda (maskulin).

Optional Side Ad Optional Side AdOptional Side AdOptional Side Ad